81

1626 Kata

Berbeda dengan Satria yang menghilang di hadapan Arin dan teman-temannya, Arin malah semakin percaya diri ketika di sisinya hadir Mama Nella, Ami, bahkan geng Kunchup. Ya, setelah kepergian Satria, bangku kosong milik Satria kini di isi oleh Arin, kemanapun geng Kunchup kumpul, Arin akan ikut datang. Selain itu Kaisar juga suka membawa Kikan, jadi Arin merasa senang punya teman wanita di luar dari teman-teman kerja. Senyum Arin terpampang cerah, kali ini Arin berusaha untuk lebih sering tersenyum. Dia tahu bahwa dia memiliki wajah yang jutek jika dia diam saja, dan dengan wajah itu membuat orang-orang keburu takut sebelum mendekatinya, jadi Arin membiasakan diri untuk lebih sering tersenyum. Dan hasilnya pun luar biasa, beberapa rekan kerja jadi lebih ramah, bahkan ibu-ibu komplek pun mul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN