Aluna membantu Arten untuk berbaring di tempat tidur, tubuhnya panas tetapi Arten seolah kedinginan. "Ya ampun, bagaimana ini? " gumam Aluna tidak tahu apa yang harus dilakukan. Selama ini Aluna yang hidup bahagia dan serba dilayani tidak bisa merawat orang yang sakit itu harus di apakan. Kemudian Aluna nekat meraih ponsel Arten dan menelpon Pain. [Semua barang sudah siap, Bos. Satu jam lagi akan sampai] "Pain, ini aku. Arten demam apa yang harus aku lakukan? Aku tidak tahu cara merawat orang sakit] [Astaga, di sana belum ada obat sama sekali. Kalau aku minta kamu buatin obat herbal takutnya malah salah ambil bahannya. Tunggu aku akan berusaha ke sana secepatnya mungkin] Setelah itu sambungan ponsel terputus, kini Aluna hanya menunggu saja. "Arten, bagian mana yang sakit? Aku ha

