Aroma permusuhan tercium jelas di ruang kerja Fairuz. Ruangan yang berada di lantai satu dan memiliki pintu penghubung dengan perpustakaan mini, merupakan tempat favorit pria tersebut. Dengan luas 8×7 m2, ruangan tersebut cukup besar untuk ukuran sebuah ruang kerja di rumah pribadi. Di bagian paling belakang, di tengah ruangan, diletakkan meja--yang terbuat dari kayu jati pilihan dan ukiran bernilai seni tinggi--dengan ukuran besar, lengkap dengan kursi putar yang memiliki sandaran tinggi. Di depan meja itu, juga diletakkan dua buah kursi putar, tetapi tidak sebesar dan semewah kursi pertama. Di bagian kanan ruangan, diletakkan lemari kaca yang menempel di dinding. Di dalam lemari, terpajang dengan rapi berbagai macam judul buku dan disusun sesuai abjad. Di dekat pintu masuk, sepasang lu

