Aksi Aksa

1004 Kata

"Mencintai itu melelahkan." gumam Risa kembali meneguk minuman dingin di tangannya dengan rakus. "Aku tidak mengerti kenapa kita harus mencintai sesuatu ketika mencintai diri sendiri begitu rumitnya." imbuh perempuan itu tersenyum kecut. Wajah pucatnya terlihat berwarna oleh pancaran sinar matahari yang menjingga. "Mungkin pada tahap ini kau belum merasakan atau tidak menyadarinya. Itu sesuatu yang membuatmu ingin melakukan apapun untuk orang lain. Ingin melihatnya, bersamanya dan tidak ingin dia tersakiti. Gejala fisiknya beragam, tapi yang paling umum adalah rasa berdebar, gugup, senang, dan sebagian bahkan tidak bisa fokus ketika berhadapan dengan orang yang mereka cintai. Dari semua ini, berapa ciri yang kau rasakan pada Aksa?" Risa memandangi mega yang kian memekat. Matanya jauh me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN