Et Cetera

1000 Kata

Setelah membiarkan Risa menangis sepuasnya, Aksa memutuskan untuk membawa perempuan itu bersantai sejenak. Karena penerbangan mereka masih besok pagi, maka di sinilah dua sejoli itu berakhir. Di sebuah taman kota, bermain ayunan dengan satu cup sedang es krim vanilla di genggaman masing-masing. "Apa ini artinya kita putus?" gumam Risa menatap kakinya yang bertumpu di pasir taman bermain. "Menurutmu begitu?" balas Aksa yang setengah menoleh padanya. "Kau ingin aku berpacaran dengan ayahku?" Aksa terbahak. Benar, ia menawarkan diri agar Risa menganggapnya sebagai ayah. Namun perempuan itu justru memaknai perkataan tersebut terlalu dalam. "Aku tidak banyak mengingat tentang ayah, tapi kalau dipikir-pikir lagi... kau memang selalu mengisi posisi itu. Mengajariku, menjagaku, dan menyayangi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN