"Dhira, saatnya menjalani ritual kita." Laki laki berperawakan besar tinggi dengan kadar wajah yang bisa di bilang pantas memasuki jajaran top 50 cowok tertampan di Asia bersanding dengan Tama dan Arjuna, versi perempuan halu, terlihat sedang berdiri di depan mereka sambil membawa sesuatu di tangannya. "Adik sepupu, come on. Kita harus bersaing malam ini," sambung Clara yang berjalan lebih pelan dari pada Damian. Elindra melebarkan matanya, menatap kedua kakak beradik yang masih setia berdiri itu. "Damian, kamu ... Sepupu Dhira?" tanyanya sambil berdiri. Merasa namanya di panggil, Damian langsung menoleh ke asal suara. Memperhatikan Elindra dari ujung rambut sampai ujung kaki. Setelahnya ia bertanya, "Elindra, beneran kamu Elindra?" "Loh, kalian berdua sudah pada kenal?" Giliran Dh

