Nyonya Marta terus fokus pada jalanan yang sedikit merayap. Dia abaikan dering panggilan yang masuk. Fokusnya ingin cepat-cepat tiba di rumah dan memergoki kedua pasangan selingkuh yang sudah begitu tega menyakitinya. Ketika jalanan sedikit tersendat, dia mengambil gawai dan mengirimkan pesan, meminta para ibu-ibu cluster yang simpatik padanya itu menunggu agak jauh dari rumahnya. Dia tak ingin jika suaminya maupun Tasya curiga dan menyudahi aksi gila sebelum mereka tiba. [Tolong tunggu saya datang! Kalian tak bisa masuk juga karena rumah dikunci! Sebentar lagi saya sampai!] tulis Nyonya Marta. Setelah itu dia pun tak melihat lagi gawainya yang ramai dengan notifikasi. Diinjaknya gas dengan cepat karena dirinya pun ingin segera sampai. Akhirnya dia memasuki gerbang. Mobilnya melaju me

