Langit malam di pegunungan Swiss membentang jernih dan penuh bintang. Udara sejuk menusuk lembut hingga ke tulang, namun hati setiap orang yang hadir malam itu terasa hangat, penuh semangat dan harapan. Sebuah panggung sederhana berdiri di tengah padang hijau yang diterangi cahaya lampu-lampu kecil menggantung, tak ada gemerlap, tak ada tata cahaya mewah, tapi justru di situlah letak kemegahan sesungguhnya. Malam gathering "Run For Peace" dimulai. Dari seluruh dunia, para pelari, aktivis, seniman, penyintas perang, anak-anak panti, bahkan mantan tentara yang telah menanggalkan s*****a mereka duduk bersila di atas tikar panjang yang digelar memanjang seperti sajadah lintas negara. Makanan disajikan dari dapur umum dengan sistem gotong royong. Tidak ada protokol. Tidak ada kelas. Tidak ada

