Bab 20

1022 Kata

Cecep pun selesai ngopi lalu kembali ke masjid. Dia melaksanakan dulu kewajibannya, biar tenang saat di perjalanan. Dia melajukan motornya dengan santai menuju kampung halaman istrinya, menuju rumah kedua mertuanya. Jam 8 malam kurang sedikit, Cecep sudah sampai di sana. Terlihat mertuanya, Rosad, sedang di teras ngopi dan merokok, bersama Benny dan Budi. Cecep pun menyalami semuanya. "Baru dateng Cep?" Tanya Rosad. "Iya ayah. Tadi agak lama berhenti di masjidnya. Meluruskan punggung sekalian nunggu isya. Jalannya juga santai ga ngebut." Jawab Cecep. Tak lama Tina menghampiri mereka. "Akang, udah dateng. Mau kopi?" Tanya Tina. "Ga. Kan tadi di masjid udah ngopi. Mau teh manis hangat aza. Tolong simpenin tas ke dalam." Pinta Cecep. Tina pun membawa tas ransel suaminya ke dalam lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN