Introgasi

1155 Kata

Habis dari kafe, kami langsung menuju butiknya Mbak Ayu. “Kalau Mas Farhan tahu, habislah kita Lun,” ucap Mbak Rahmi saaat kami di perjalanan. Sementara Kak Ferdi nebeng di mobilnya Mbak Ayu dan aku nebeng di mobilnya Mbak Rahmi. “Gimana kalau kita batalin aja Mbak, bilang aja sama Mbak Ayu kalau kita ke sana besok,” jawabku. “Ngak bisa Luna, Mbak ngak enak Sama Ayu. Mbak itu udah janjian lama, masak pas udah kayak gini di batalin gitu aja,” sahut Mbak Rahmi. “Ya udah, mau gimana lagi. Usahakan kita di sana menghindari Kak Ferdi,” jawabku. “Harus. Kamu tahu, ini bakalan jadi masalah besar kalau Mas Farhan bisa tahu. Lagian, gimana ceritanya sih Lun, kok kamu bisa banreng sama Ferdi?” tanya Mbak Luna. Dari tadi kami mengobrol, tapi Mbak Luna tidak sekalipun menoleh padaku. “Dia n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN