"Sudah berapa lama Caca di dalam?" tanya Bismi. Melirik pintu kamar Caca yang tertutup rapat. Wanita paruh baya itu baru saja sampai, setelah Rama meninggalkan pesan kepada tetangganya agar ia segera datang ke rumah. Tanpa menyebutkan tujuan Rama menyerunya, Bismi sudah tahu bahwasanya ada yang tidak beres dengan Caca. Rama yang sedari tadi menunduk, mengangkat wajahnya. Menatap sang ibu yang memasang wajah tegang, tidak sabar menanti jawaban yang akan ia berikan. "Dari tadi pagi, Bu. Caca tidak ingin membuka pintu, padahal aku sudah menyerunya agar membuka pintu," lirih Rama. Takut sang ibu marah besar karena baru sore ini memintanya datang, sedangkan Caca telah mengurung diri dari tadi pagi. "Tidak makan dan minum?" desak Bismi. Dengan kedua alis yang nyaris bertaut. Tidak terima Ca

