EMPAT PULUH TIGA

1738 Kata

CANDY   “Ayo dong, Dy… Jangan lelet jalannya!” Nada menyeretku memasuki mobil. Hari ini dia mengajakku untuk membeli biola baru. Karena tidak ada yang kukerjakan, aku menyanggupinya saja. Kami berdua pergi menggunakan mobil Nada. Kubiarkan dia saja yang menyetir sedangkan aku hanya cukup menikmati pemandangan di luar sana. Aku akan merindukan hujan yang selalu mendamaikan hatiku di musim kemarau seperti ini. Mendadak suasana hatiku jadi kacau melihat tidak ada satu pun pesan atau panggilan masuk di ponselku. Aku mendesah frustrasi menunggu seharian ini. Yang kulakukan sekarang hanyalah berharap Dirga baik-baik saja. Semoga dia baik-baik saja. “Nah, ini kayaknya bagus deh…” Nada berkeliling di toko alat-alat musik, mencari biola yang diinginkannya. Aku hanya menunggu sambil melihat-li

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN