Bab 72

1555 Kata

“Aakkhhh..” pekik Cahaya Reflek Cahaya mengalungkan kedua tangannya di leher Naufal untuk berpegangan. Dengan tiba-tiba Naufal menggendongnya ala bridal style. Ia membawa istrinya masuk ke dalam kamar meninggalkan pekerjaannya begitu saja. “Mas, pekerjaan kamu?” ujar Cahaya “Nanti saja.” “Tapi…” “Mas mau meminta pertanggung jawaban kamu, sayang.” Naufal tersenyum smrik membuat Cahaya ketakutan. Ia telah membangunkan singa yang sedang tidur. Naufal membaringkan tubuh istrinya ke atas kasur dengan hati-hati karena takut melukainya. Ia mematikan lampu utama dan langsung menindih tubuh istrinya. Naufal menggunakna kedua tangannya sebagai tumpuan agar tidak menindih perut buncit Cahaya yang berisi buah hati mereka. Cahaya remang-remang membuat suasana terasa lebih tenang dan sunyi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN