Bagian 43 "Sayang, enggak boleh ngomong seperti itu. Enggak boleh fitnah, loh! Siapa yang udah ngajarin kamu, Nak? Katakan sama Tante. Tante enggak akan marah, kok. Apa Mama yang udah ngajarin kamu?" Femi pura-pura bersifat baik dan lemah lembut kepada anak-anak. Biasalah, pencitraan karena ada Mas Ben. "Lihat tuh, Ben, meskipun sudah diteriaki dan difitnah oleh anak tirimu, Fani tetap sabar. Seperti inilah ciri-ciri istri idaman yang sesungguhnya," ucap Mama. Istri idaman apaan? "Dan kau anak kecil, jangan pernah berbicara seperti itu lagi. Kecil-kecil udah berani fitnah orang. Gimana besarnya?" Mama mengucapkan kata-kata itu sambil menatap mata Naura dengan tatapan tajam. Membuat Naura ketakutan, lalu menangis. Mas Ben segera memeluk Naura dan berusaha menenangkannya. "Enggak usah

