“Jika kita hanya berdiam diri setelah dikhianati, berarti kita hanyalah seorang pengecut.”—Rei Harold. . . . . Kyoto, 2043 Yui berlari kencang menuju ruang rawat inap Runa. Dalam hati gadis kecil itu ada perasaan yang menyesakkan d**a. Kabar terlukany Runa saat tiba-tiba diserang oleh komplotan Ishirou membuat hati gadis kecil itu remuk redam. Meski Kyouru terus menerus memanggil namanya untuk tidak terburu-buru, tetapi Yui tak mau mendengarnya. Beberapa perawat akhirnya menegur Kyouru dan meminta bocah itu untuk memperingati adik kecilnya. Dengan jengkel, Kyouru ikut berlari kecil hingga mampu memnyusul Yui yang sudah masuk kamar Runa. “RUNA-NEE!” Air mata Runa tak tertahan saat melihat kakak angkatnya berbaring tak berdaya dengan gips di tangan. Tanpa basa-basi, gadis kec

