Penthouse Altarez

1103 Kata

Langkah lebar Devan membawa Ayana sampai ke lobi rumah sakit. Di depan pintu lobi, sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam legam sudah menunggu dengan mesin yang halus menderu. Sopir Alta yang lain segera turun dan membukakan pintu belakang. "Nona, silakan masuk," perintah Devan dengan nada sopan namun tidak menerima bantahan. Ayana berhenti tepat di depan pintu mobil yang terbuka. Kecurigaannya memuncak. "Sebenarnya aku mau dibawa ke mana? Di mana Nenek? Devan, jawab aku!" tanya Ayana, suaranya meninggi karena rasa frustrasi. Devan hanya menatapnya dengan ekspresi datar. "Ikut sopir saja, Nona. Semua sudah diatur oleh Tuan Alta. Anda akan mendapatkan jawaban Anda di sana," jelas Devan singkat sebelum memberikan isyarat pada sopir. Ayana menghela napas panjang, sangat panjang hingga da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN