|27| Our Moon

2141 Kata

Sesaat setelah keluar kamar Marsha, aku sedikit terkejut karena tidak hanya tante Marisa yang datang, tapi juga si mak lam...ups...Renata maksudnya. Mau ngapain, sih, kesini!? Batinku bertanya. "Mama, kok, nggak bilang kalau udah sampai Jakarta?" Tanya Kahfi sambil mengangkat koper dan tas. Ia menoleh sekilas pada Renata. "Kan, bisa aku jemput sendiri, nggak harus merepotkan Renata," katanya lagi. "Renata yang nawarin. Mama kira kamu sibuk di kampus, eh, malah di rumah." "Kahfi udah cuti dari kemarin." "Bagus. Biar kamu, tuh, sekali-kali istirahat," balas tante Marisa, lalu kembali berjalan. Sebelum masuk, beliau sempat menoleh kearahku. Dahinya mengerut, alisnya menukik sebelah. "Eh, siapa ini?" Tanyanya. Aku mingkem seketika. Syok ditanyai tiba-tiba. Bagaimana, ya? Setelah melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN