BAB 49

334 Kata
Sandra menatap langit-langit kamarnya sambil melamun. Tidak menyangka jika tiba-tiba saja Lucas mengikrarkan diri menjadi kekasihnya. "Jadi gue harus gimana woy?!" teriaknya hingga menggema hampir di selurus isi rumahnya. Jongin muncul dari balik pintu kamar Sandra. "Kenapa lagi lo?" Sandra menatap Abangnya dengan wajah pasrahnya. "Gawat, Bang. Gue kayaknya sudah nggak waras lagi deh." "Baru sadar?" "Ih!" Sebuah bantal langsung mendarat tepat di depan Jongin, dan lelaki itu sempat menepis dan terselamatkan dengan hantaman bantal terbang itu. "Ayah! Akhirnya Sandra sadar kalau udah nggak waras!" Jongin berteriak di sana. "Beneran? Akhirnya ...." Respon Ayah Sandra benar-benar di luar dugaan, bukannya memarahi Jongin, dia malah turut berbahagia. Sandra lalu membenamkan dirinya dalam selimut, benar-benar malu sekaligus bingung harus bagaimana, campur aduk dan sekarang bisa-bisanya wajah Lucas yang tentu saja tidak jelek itu selalu terbayang-bayang olehnya. "Pergi nggak lo dari pikiran gue!" teriak Sandra lagi yang sangat kesal jika dirinya selalu terbayang wajah Lucas. "Lo habis baca-bacain gue ya?!" ujarnya lagi yang kemudian uring-uringan di atas ranjangnya. *** Kurasa 'ku sedang jatuh cinta Karena rasanya ini berbeda Oh, apakah ini memang cinta? Selalu berbeda saat menatapnya (hu) Mengapa aku begini? Hilang berani dekat denganmu Ingin 'ku memilikimu Tapi aku tak tahu Bagaimana caranya? Tolong katakan pada dirinyaLagu ini kutuliskan untuknya Namanya selalu kusebut dalam doa Sampai aku mampu Ucap maukah denganku Kurasa 'ku sedang jatuh cinta Karna rasanya ini berbeda Oh, apakah ini memang cinta? Selalu berbeda saat menatapnya hu Di sini aku berdiri Menanti waktu yang tepat Hingga akhirnya kumampu Katakan padamu oh Tolong katakan pada dirinya Lagu ini kutuliskan untuknya Namanya selalu kusebut dalam doa Sampai aku mampu Ucap maukah denganku Tolong katakan pada dirinya Lagu ini kutuliskan untuknya Namanya selalu kusebut dalam doa Mungkinkah dia tahu Cinta yang kumau oh oh Tolong katakan pada dirinya Lagu ini tuliskan untuknya Namanya selalu kusebut dalam doa Sampai aku mampu Ucap maukah denganku Ho oh maukah kau dengan aku Bisa-bisanya Sandra mendengarkan voice note yang dikirim oleh Lucas, dia bernyanyi dengan suara merdunya itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN