[70] Soma

1087 Kata

Ayah Lina masuk ke dalam kamar terbirit-b***t, “Tentara Jepang mengevakuasi penduduk. Kita harus pergi,” ujarnya. Ternyata tentara Jepang semakin kehausan darah. Mereka bahkan masuk ke rumah-rumah dan menembaki orang-orang yang sedang tertidur lelap. “Ayo cepat!” teriak Soma sembari menarik sang istri. Ia melihat Lina yang tampak kesulitan bergerak sehabis melahirkan. “Ayah, tolong bawa anak ini,” ujar Lina. “Tidak, Lina. Kau harus ikut dengan kami. Ayo kita ke rumah, disana lebih aman,” ajak Endah. “Aku kesulitan bergerak, Bu. Aku hanya akan menghambat pergerakan kalian. Pergilah lebih dulu, aku akan berdiam di dalam lemari seperti yang dikatakan oleh Ayah,” jawab Lina. Mereka akhirnya setuju dengan perkataan Lina. Endah pun tampak khawatir dan ngeri karena melihat darah segar yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN