Nada masuk. Ia celingukan ke segala arah. Ini ruang makan. Tak terlalu luas. Hanya berukuran sekitar 4 x 4 meter. Ada meja bundar berukuran sedang dengan empat kursi di pusat ruangan. Di atas meja telah tertata dua piring dengan sendok, garpu, dan lap serbet bersama beberapa mangkuk dan piring berisi hidangan yang sangat menyelerakan. Ketika ia mendekat, tampaklah semangkuk kari ayam berkuah kuning berminyak yang sangat mengundang gairah. Juga sayur berkuah yang sepertinya adalah ca sawi dengan jamur. Untuk lauk terdapat kerupuk udang dan tahu goreng. Asap tipis masih mengepul dari tahu, juga dari nasi putih yang berada di dalam mangkuk besar. Tepat di sebelah mangkuk nasi terdapat piring lebar yang memuat potongan-potongan semangka dan melon untuk cuci mulut. Agak di sudut terdapat teko

