Ruangan ini mungkin seluas lapangan basket. Tempat tidur berderet berjajar sejauh mata memandang, menempati seluruh bagian ruangan tanpa sisa. Ia masih susah melakukan penghitungan. Tiga puluh? Lima puluh? Yang jelas tiap pembaringan memuat seseorang yang berbaring diam kaku dengan ventilator pada hidung dan jarum infus di urat nadi tangan kiri. Di ujung kejauhan sana, tak jauh dari pintu lebar, terdapat meja panjang yang memuat alat-alat medis modern termasuk beberapa unit layar yang menghadirkan citra bergambar otak dan angka-angka indikator. Ada kursi-kursi di hadapan tiap layar. Saat ini kosong, tapi harusnya pasti ada petugas pengawas di sana. Semua yang terbaring di ranjang bertubuh ramping. Meski wajah tak terlihat karena tertutup alat bantu pernapasan, Nada tahu mereka pasti remaj

