Bab 58

1255 Kata

Sejak tahu dirinya hamil, Yasmin menjadi semangat dalam menjalani hidupnya. Dia tidak lagi terlihat murung. Wajahnya jadi berseri-seri dan percaya diri. Bahkan setiap pagi dia akan berolahraga jalan kaki di taman dekat apartemen dengan ditemani Sania. “Apa kamu punya pacar, San?” tanya Yasmin ketika mereka sedang berjalan kaki di taman. Hanya jalan santai yang tidak begitu menghabiskan tenaga. Sania menggeleng. “Tidak, nona.” “Pernah punya pacar?” “Belum pernah, nona.” “Pernah jatuh cinta?” “E…” Kali ini gadis itu tampak berpikir. “sepertinya pernah. Tapi saya tidak tau apakah itu cinta atau hanya sekedar kagum. Yang pasti pernah suka memperhatikan seorang pria di masa lalu.” “Waktu kapan itu?” “Waktu SMP.” “O….” “Orangtua masih ada?” Yasmin terus bertanya. Karena sebelum ini, pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN