"Makasih ya Bum, udah anterin gue..." ujar Gemi saat Benua menghentikan mobilnya tepat di depan rumah Gemi. Benua hanya mampu tersenyum, ketika Gemi memangilnya dengan nama 'Bumi' "Ah iya, sama-sama." jawab Benua seadanya. Gemi tersenyum, mengamati wajah Benua. "Kenapa?" tanya Benua. "Ada bekas luka di kepala lo? Kena apa?" tanya Gemi masih mengamati luka di bagian belakang rambut Benua. "Oh ini, gue pernah kecelakaan," jawab Benua asal. Padahal bekas luka itu akibat kemoterapi yang ia kerjakan selama ini. "Beneran? Kapan?" tanya Gemi. "Sekitar 3 tahun lalu..." jawab Benua asal kembali, membuat Gemi mengangguk. "Mau mampir dulu?" tawar Gemi menatap Benua. "Tidak say.... Gue mau pulang aja..." ucap Benua gugup. Gemi mengangguk. "Oke hati-hati di jalan..." kata Gemi lalu turun d

