*** Elang menatap nanar pada Ana setelah mendengar pertanyaan kekasih masa lalunya itu. Untuk apa dirinya sampai meminta Kinta datang ke Jakarta, jika Ana saja masih begitu sulit diyakinkan. Perempuan itu tampak kesulitan menerima kenyataan itu. Elang sadari, luka hati Ana betul-betul nyata. Ana seperti takut akan terluka lagi. Elang menggeleng tegas, dulu dirinya memang meninggalkan Ana, tetapi tak sekalipun dia menyerah dalam mencintai Ana. Kali ini pun Elang tak akan menyerah begitu saja. Dia akan membuktikan cintanya ini tulus untuk Ana. "Tunggu aja, An, hari ini juga kamu akan balik lagi sama aku," bisik Elang. Sementara itu, Ana berusaha menolak rasa penasarannya. Dia menolak segala pernyataan dan penjelasan Elang karena benar-benar takut Elang berbohong. "Pulang kamu Elang!" uj

