Mencari Bukti Bestari sedang duduk sambil menyandar di tembok. Suara riuh tiga teman satu sel-nya tidak terlalu ia tangapi. Pikirannya menerawang jauh entah kemana. Dan yang jelas hatinya rindu. Rindu pada suaminya. Belahan jiwa yang tak pernah bisa ia miliki hatinya. Bestari semakin sedih, di masa tuanya. Ia malah menghabiskan waktu di penjara tanpa suami, anak ataupun cucunya. Hampir setengah tahun Bestari di penjara tetapi tak ada satu pun yang mau menjenguknya. Bahkan Binna yang selama ini ia lindungi, ia beri limpahan materi pun kini tak mau menjenguknya sama sekali. “Kamu sama sekali melupakan ibu, Binna. Padahal dulu aku selalu menjaga kamu dan Betty. Dengan tanganku aku merawat kalian berdua, Bagus juga. Tapi ... apa yang kudapat dari kalian semua. Bagus membangkang, dia malah me

