Tidak Terduga

1455 Kata

Tidak Terduga Juminten meladeni tiga anggota Atmaja dengan berdebar-debar. Dia sedikit takut tapi memilih pura-pura tidak tahu. “Bagas gak ikut, Bu?” Bisma memulai percakapan. “Sepertinya tidak, buktinya hanya ada kita bertiga.” “Oh.” Hening. Ketiganya makan dalam diam. Juminten sendiri sudah kembali ke dapur. Dari sela-sela pintu, Juminten mengamati interaksi ketiga Atmaja. “Kenapa, Ju?” bisik Narti. “Gak papa Budhe. Cuma Juminten bingung, Den Bagas kok gak mau ikut?” Juminten sengaja berbohong, padahal sejak tadi dia mengamati tiga Atmaja dengan keingintahuan yang besar. “Den Bagas sepertinya masih marah sama Den Budi, sudahlah bukan urusan kita. Tugas kita hanya melayani mereka sebagai Majikan bukan mengurusi urusan mereka.” Narti kembali ke aktivitas mencuci piringnya sedangkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN