Amarah Bisma

1438 Kata

Amarah Bisma Ricky menatap sahabatnya dengan tatapan sedih. Setetes air matanya jatuh. Dia baru saja mendengar kabar kalau Bagas sedang koma. Padahal masih ingat dalam ingatan Ricky jika sahabatnya baru sembuh setelah mengalami peristiwa penembakan. Rasanya sebagai sahabat Ricky benar-benar tidak berguna. Rengkuhan hangat membuat Ricky memalingkan muka pada istri cantiknya. Dia berusaha tersenyum. “Mas.” “Mas sedih, Dek. Mas gak bisa bantu apa-apa.” “Mas ... udah dong jangan nangis.” Lily masih mencoba memberikan semangat pada sang suami. Karena takut mengganggu pasien yang lain, Lily mengajak Ricky keluar ruangan. Di depan, Ricky bertemu dengan Wanto yang menceritakan semua kejadian yang menimpa Bagas. “Astaghfirullah! Bagaimana bisa Bagas gak cerita sama sekali, dia nganggap aku s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN