Rencana

2736 Kata

Rencana Binna meluruh ke lantai, informasi dari Sri Rahayu membuatnya terhenyak. Wajahnya kalut. Berbagai dugaan mampir di otaknya. “Ibu Binna mendapat keringanan untuk menengok saudari Anda.” Binna tidak menjawab, dia terlalu shock. Bahkan seletah Sri pergi. Binna malah menangis. “Kenapa kamu harus pergi, Betty. Lalu, aku sama siapa?” lirih Binna ditengah isak tangisnya. Sementara itu, di kediaman Atmaja. Suasana duka sedang menyelimuti para penghuninya. Bisma duduk dengan wajah sedih di kursi rodanya, sungguh bagi yang melihat tingkah Bisma, mereka pasti tidak akan menyangka pria yang terlihat sopan, baik hati dan penyayang tega membunuh liliknya (tante) sendiri. Para pembantu pun hanya bisa pasrah dan segera melakukan proses pemandian, menyolati dan penguburan Betty. Bisik-bisik p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN