Asap tebal yang mengepul tinggi di udara terlihat dari jarak yang sangat jauh. Beberapa mobil-mobil besar dan kecil terpasang rotator dan menyalakan sirene yang bersahutan. Beberapa kendaraan lain melambat dan membiarkan yang berkepentingan untuk lewat. Jalan kecil dan agak rusak dimasuki banyak kendaraan secara beruntun. Sementara di depan juga sudah penuh dengan hiruk pikuk orang-orang yang berlalu lalang dengan panik. “Sir!” Sebuah seruan dan mereka menoleh untuk Joshua yang tampak celingukan. SIK telah berkumpul, kecuali dua orang, David dan Lee Bomun. “Apa yang terjadi?” Liu Xikuan langsung mendekat dengan panik. Sedangkan Luo Xi dan Zhan Jin hanya reflek mengikuti dengan wajah kebingungan dan panik. “Tidak tahu, Sir. Tiba-tiba mendapat kabar dari warga sekitar kalau mereka melihat

