Part 48

2051 Kata

Vina melambaikan tangannya sambil tersenyum pada Dinda yang sedang berjalan masuk ke dalam rumahnya. Senyum tak pernah lepas dari wajahnya mengiringi langkah gadis cantik itu memasuki rumahnya yang di mana kakak laki-laki Dinda sudah menyambutnya di depan pintu. Seusai janjinya ia benar-benar mengantarkan gadis cantik itu pulang ke rumahnya sebagai rasa tanggung jawabnya. Ia menoleh pada Abang tukang ojek yang masih setia menunggu untuk mendapatkan bayarannya. Vina menyerahkan selembar uang pas yang sesuai dengan harga seharusnya yang ia bayarkan. "Terima kasih, ya, Pak." Ia tersenyum mendapatkan balasan dari Abang tukang ojek yang kemudian berlalu meninggalkan mereka. Karena motor hanya satu, jadi Vina memutuskan untuk menyewa jasa tukang ojek untuk dirinya sendiri, sementara ia mempe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN