Vina sibuk memperhatikan setiap wajah yang lewat di depannya tanpa berusaha untuk mengalihkan pandangannya ke arah lain berharap Dinda tiba-tiba muncul di hadapannya agar ia bisa mengajaknya bicara dan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi antara dirinya dan Angga. Beruntung setelah dipaksa, akhirnya Angga mau memberitahukannya nama sekolah milik Dinda yang ternyata tidak terlalu jauh jaraknya dari sekolah mereka sendiri. "Kayaknya dia udah pulang, Na." Alvin yang sejak tadi ikut memperhatikan setiap wajah siswa perempuan yang berjalan keluar dari gerbang sekolah SMA Harapan Indah di depannya sambil duduk santai di atas motor mulai mengeluarkan suaranya. Ia sebenarnya sudah cukup malas menunggu tanpa kepastian seperti ini, namun atas nama persahabatannya bersama Angga ia mau tidak mau h

