" besok Risa nganter mas ke bandara ya?" " GAK!" sahut Riyan cepat " besok pilih ke rumah mama atau bunda?" Riyan memberikan pilihan karena besok Riyan harus flight " rumah Arkan?" sahut Risa spontan lalu terkekeh. Riyan semakin menenggelamkan wajahnya di perut Risa " becanda mas,.Risa dirumah aja deh gak apa apa" " GAK!" sahut Riyan " gak boleh sendirian dirumah!" tegas Riyan " sa, kamu belum jujur sama mas" ucap Riyan tiba tiba " jujur apa?" sahut Risa bertanya sambil menatap mata Riyan " sejak kapan bawa mobil bisa sehebat itu?" tanya Riyan membuat Risa tersenyum tipis " Risa dulu sering ikut balapan liar kalo malem" sahut Risa cuek " ASTAUGHFIRULLAHALAZIM " ucap Riyan terkejut " ya itu kan dulu mas" " terus?" " ya gak ada terusannya, gitu aja..." sahut Risa " Risa in

