“Nggak punya cewek lo, Yan? Sampai long weekend gini malah ngekorin kakak lo?” tanya Alya ke adikku. “Nggak, Kak. Nanti ajalah, ribet kayaknya punya cewek,” sahut Bian. “Heh! Emangnya Kak Sofi dan Kak Amanda ribetan orangnya?” “Iyalah pasti!” Aku mencubit lengan adikku. “Adduuuh!” rintih Bian. “Belum nemu aja dia cewek yang ribetnya bikin kangen,” sahut Kang Nino. “Nanti-nanti aja ketemunya, Bang. Nggak kebayang aja sih masih sekolah, pacaran, dikawal ke mana-mana. Ya kalau ceweknya nggak masalah... kalau sebaliknya, yang ada gue yang pusing,” timpal Bian. “Itu namanya lo yang ribet, Bian!” sembur Risa. “Pake ngelempar kesalahan ke cewek lo!” Bian terkekeh. “Bian yang nggak mau ribet,” timpal Kang Iyal. “Nah itu, Kang. Temen-temen gue yang punya cewek, kebanyakan jadi nggak asik

