Mengumpulkan Bukti

2208 Kata

Aku menjelaskan bagaimana konsep menerima seseorang untuk bekerja di apartemen kami pada Aisyah karena tidak ingin ia salah paham. Kalau pemikirannya seperti yang ia katakan, maka tidak ada satu pun yang cocok dengan penilaiannya. Otomatis di apartemen ini tetap tidak akan memiliki asisten rumah tangga sampai kapan pun juga. "Oh, gitu." Aisyah manggut-manggut seperti telah mengerti akan penjelasanku barusan. "Jadi menurutmu sekarang, dari semua calon pekerja yang ditawarkan ke kamu, ada yang kamu suka?" tanyaku ingin tahu. Siapa tahu dia berubah pikiran dan menginginkan punya asisten rumah tangga. Setidaknya aku berhasil membujuknya dan Ibu tidak akan memintaku untuk ke sini terus takut kepikiran dengan keadaan Aisyah. Aisyah menjawab dengan gelengan kepala. "Tetap tidak ada?" tany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN