Plak.. Satu tamparan keras Nayra layangkan dan mendarat dengan sempurna di pipi Chintya. Cinta terkesiap mendapatkan tamparan dari Nayra. Chintya sama sekali tidak menyangka jika Nayra akan berani menampar nya didepan umum. “Kata-kata yang kamu ucapkan itu lebih pantas untuk diri kamu sendiri. Ngaca dlu sebelum berbicara dan menghina orang lain,” ucap Naura dingin melangkahkan kaki hendak menjual tanjung kapsul namun langkahnya terhenti oleh ucapan Chintya “Seharusnya kamu yang ngaca. Kamu telah merebug Devan dari saya. Dasar janda kegatelan!” sarkas Chintya Plak.. Satu tamparan kembali Nayra layangkan ke pipi Karin dengan tatapan mata mmenyalang, sedangkan orang-orang yang berada di sekitar mereka bergidik ngeri melihat tatapan mata Nayra penuh dengan kilatan amarah. “Kamu mau Devan

