Zavi membuka pintu mobil. Ke luar dari sana, tangannya masing-masing masuk ke dalam saku celana. Matanya menatap tenang orang di depan sana. Hidup Zavi tidak ada yang menyenangkan selain bersyukur karena di pertemukan dengan orang baik di dunia ini. Hidupnya yang kurang beruntung, tapi semuanya berubah ketika Mama dan Papa masuk ke dalam kehidupannya. Selain itu satu orang adik angkat. Dulu, mereka akur. Namun, ada satu masalah membuat adik kecilnya jadi membencinya. Dan Zavi memaklumi itu. Tidak lagi menjelaskan hal sesungguhnya ke adiknya. Karena dia tahu kalau laki-laki itu tidak akan percaya dengan ucapannya lagi. "Udah lama?" Pertanyaan dari suara yang dia kenal, menjadikan Zavi menoleh ke belakang. Dari balik kacamata hitamnya dia melihat sosok dengan rambut pendek. Serta pakaia

