Rencana awal

1254 Kata

"Jadi, kalian udah nentuin kapan mau nikahannya?" Pertanyaan ke luar dari mulut Gani. Semana dia menjadi wakil sebagai keponakan istrinya itu. Andy dengan wajah datarnya menganguk kaku. Masih tidak bisa berinteraksi seperti biasa dengan pria di depannya itu. Gani mengulas senyum. "Syukurlah," ujarnya. "Tentuin tanggalnya dan saya akan mengurus semua keperluannya," sambungnya lagi. "Saya mau secepatnya. Biar saya lebih leluasa menjaga Friska dan calon anak kami," balas Andy. Dia menarik senyumnya saat matanya bertubrukan dengan mata Friska. Wanita hamil itu duduk diapit oleh Asna dan Gani. "Kalau bisa, saya mau besok. Untuk akad saja. Dan kalau Friska mau resepsi, saya sarankan setelah dia melahirkan. Takut nantinya akan bahan bibir semua orang," jelas Andy kembali. Gani mengangguk pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN