Mulai Berdamai

1376 Kata

Matanya sedari tadi melirik kesal ke arah wanita dengan perut menonjol itu. Dengan tangan memegang ponsel dan meletakkannya di telinga. Alif berbicara ke orang di seberang telepon sana. "Iya, katanya dia mau jalan berdua sama lo." Setelahnya Alif menunduk saat merasakan tangannya di genggam oleh seseorang. Dia tersenyum tipis mendapati sang istri yang sudah duduk di sampingnya. "Iya, lo buruan datang. Ntar dia berubah pikiran lagi," ujar Alif membalas ucapan orang di sana. Tak lain tak bukan adalah Andy. Friska menyuruhnya menelepon laki-laki itu. Memang wanita hamil itu dasar gengsian. Jadi, kalau sudah begini Alif sendiri yang turun tangan. Sambungan telepon terputus begitu saja. Saat Andy mengatakan kalau dia sedang menuju ke sini. "Andy on the way ke sini. Lain kali, ego lo di te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN