50

2086 Kata

"Sampai jumpa lagi!" Nala melambai pada anak-anak yang berhamburan keluar kelas setelah pelajaran berakhir. Mereka harus kembali ke rumah sebelum jam makan siang tiba. Aturan yang telah dibuat, karena anak-anak pada dasarnya masih butuh tidur dan bermain. Setelah merapikan meja dan meraih tas selempangnya, Nala bersiap pergi dengan sepeda yang ia parkir di samping taman kanak-kanak. Bibirnya cemberut menatap sepeda itu tampak kotor. Karena semalam hujan, dan jalanan tergenang air bercampur lumpur. Dia berniat membersihkannya setelah jam kerjanya uArra nanti. Sebelum tangan Nala menyentuh sepeda itu, dia termenung kembali mengingat pagi tadi saat dia terbangun, Aydin sudah tidak ada di rumah. Pria itu pergi tanpa meninggalkan apa-apa. Tidak surat, bahkan kata-kata sebagai salam perpisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN