Hari pernikahan Mika dan Alena tinggal menghitung hari. Namun Mika masih harus berangkat ke kantor karena tiba-tiba ada masalah mendesak yang tidak bisa dia wakilkan. Ya Mika harus tetap berangkat ke kantor. Mika sudah siap dengan memakai kemeja biru dongker lengkap dengan jas hitam dan dasi warna merah maroon yang sudah terkalung dilehernya. Saat menuruni anak tangga hendak ke ruang makan ia dikagetkan dengan suara sang mamah. " Mika, kamu mau kemana? " tanya sang mamah sambil mengolesi roti dengan selai coklat untuk sang suami " ke kantor mih! " Mika menarik kursi lalu duduk " tapikan kamu lusa mau menikah, kenapa tidak ambil cuti? Pamali, calon manten harus dipingit! " komentar Bu Ratih " iya mih aku tahu, tapi kerjaan hari ini ga bisa aku tinggal! Klien aku mau ketemu sama ak

