"Orang hebat dalam sebuah hubungan, bukan yang memiliki banyak cinta. Akan tetapi, dia yang menolak cinta lain demi mempertahankan satu cinta." ------------------ Surya mendekat, lalu duduk di sebelahku. Dia memandang kami bergantian sementara aku memilih memandangi lantai rumah daripada bersitatap dengannya. "Ada apa? Sepertinya aku mengganggu, ya?" tanya Surya sambil mengulas senyum. "Nggak, tadi Mas Irwan minta tolong nemanin Alva besok transfusi." Aku menjawab sedikit gugup. Ini pertama kalinya aku berbohong pada Surya. "Oo, kirain apa." Surya meraih tanganku untuk dia genggam. "Maaf, Mas, tadi aku mikir yang kenapa-napa. Aku nggak mau calon istriku terlalu sibuk." Surya menyebut kata 'calon istri' dengan penuh penekanan. Mataku melotot pada Surya, tetapi lelaki itu terlihat tak

