Pagi itu Adryan terbangun dan masih bingung dimana dirinya berada
" Dimana aku? " Pikirnya sambil mengingat kejadian semalam,
Saat sadar dengan kelakuannya semalam, dia langsung memekik menyebut nama Gita, yaaa semua ini terjadi karena Gita.
" Aku harus mencari Fira" Gumamnya sambil berjalan keluar hotel.
Adryan keluar dari hotel dan segera memacu mobilnya pulang ke kediaman pribadi miliknya,.
Sesampainya dirumah, Adryan mandi dan sarapan, setelah sarapan dirinya langsung menelpon Riko asisten pribadinya,
" Rik, cari alamat Fira " Perintahnya pada Riko
"Fira?" Riko kebingungan
" Fira, wanita yang semalam bersamaku" Ucapnya menjelaskan
" O ya maaf saya baru tau namanya Fira, baik saya akan mencari alamatnya" Jawab Riko
Telpon pun terputus, Adryan termenung memikirkan hal yang terjadi semalam, bagaimana bisa dirinya melampiaskan hasratnya kepada wanita yang bahkan baru dia kenal,
Memang bukan pertama kalinya Adryan melakukan adegan ranjang, dia sudah sering melakukannya dulu bersama Gita , yang sekarang sudah jadi mantan kekasihnya. Gita ingin kembali kepada Adryan dengan cara licik seperti itu, kembali Adryan memekik mengingat perbuatan Gita yang memberinya obat perangsang,
Fira Arsinta
Dirumah sederhana Fira dan putrinya yg sudah remaja itu duduk bercengkrama, Fira bukan tidak terpengaruh pada kejadian semalam, dirinya hanya tidak ingin putrinya tau dirinya tengah bersedih karena ada pria kurang ajar yang meniduri dirinya semalam.
" Vi,, bunganya bagus ya? " Tanyanya pada Viola
" iya bu bagus, mekar dan indah" Jawab sangat putri cantik.
Tak berapa lama ada suara mobil menderu di depan rumahnya, Fira dan putrinya beranjak ingin tau siapa gerangan yang datang kerumah mereka siang ini,
Pintu mobil dibuka, dan yaaa Adryan danu atmaja pria yang semalam meniduri dirinya dengan amat kasar, sekarang datang kerumahnya, dan entah mau apa dia kemari.
" Selamat siang" Adryan menyapa sembari membuka kacamata yang dia pakai,
" Siang " Jawabku singkat
" Boleh aku masuk? " Tanyanya sambil melipat lengan kemejanya
" Silahkan " Ucapku " Sayang kau masuklah dulu, ibu sedang ada tamu" Pintaku pada putriku
Viola mengangguk lalu masuk kedalam.
Adryan yang sedari tadi tidak menyadari adanya Viola langsung terheran-heran
" Siapa dia? " Tanyanya padaku
" Putriku " Jawabku singkat
" Ku kira kau masih gadis, apa kau tidak sedang bercanda? " Tanyanya tak percaya
" Aku dulu menikah di usia 20 tahun, tapi aku bercerai setelah melahirkan karena mantan suamiku menikah lagi dengan perempuan kaya" Ceritaku menahan sedih masa lalu yang pahit.
" Maafkan aku, aku tidak bermaksud me.... "
" Tidak apa-apa " Jawabku memotong pembicaraan
" Katakan apa tujuanmu kemari? " Tanyaku kesal
" Aku minta maaf atas kejadian semalam, aku bukan pria yang mungkin sekarang ada dalam pikiranmu, maafkan aku, semalam mantan kekasihku Gita memberikanku minuman yang didalamnya dicampur obat perangsang, aku mencoba menghindarinya tapi aku malah bertemu denganmu dan aku tak mampu melawan hasrat itu, maafkan aku Fira" Jelasnya tanpa dibuat-buat, karena akupun melihat saat wanita itu mencampur sesuatu kedalam minumannya.
Aku diam tanpa kata, dan Adryan duduk mendekat , " Aku akan bertanggung jawab" Katanya sambil mengelus punggung tanganku,
Aku menggeleng " Aku tidak pantas untukmu" Jawabku penuh kesedihan
" Jadi? , aku harus bagaimana? " Aku sudah bersalah kepadamu" Ucapnya penuh penyesalan
Sejak awal bertemu dengannya hatiku memang berdetak tak karuan, tapi bukan dengan jalan seperti ini yang aku mau.
" Aku akan menikahimu " Ucapnya lagi membawamu kedalam pelukannya.
Support terus ceritaku