Dien "Dien!?" Aku sempat terkejut saat Roma tiba - tiba saja sudah datang. Ia juga sama halnya terkejut karena melihat kehadiran perempuan ini yang ku amati, sepertinya di antara keduanya ini sudah dekat dan saling mengenal dalam waktu yang cukup lama. Pun perempuan ini memberikan senyuman ramahnya kepada Roma yang membuat hatiku tidak menyukai senyumannya tersebut. Aku memalingkan wajah. Aku cemburu ketika perempuan ini menyambut Roma. "Hai..." "Sin? Kamu di sini?" Apa aku bilang. Mereka sudah kenal lama. Aku lihat, perempuan ini juga membawa rantang yang pastinya, maksud kedatangannya untuk membawakan makan siang buat Roma. Apakah dia sering melakukan hal ini kepada Roma? Kalau iya... Berarti selama tidak bersamaku, Roma sudah menjalin hubungan kedekatan dengan perempuan yang lain.

