Roma "DIEEEENNNNN!!!!" Tiba - tiba saja ada suara teriakan dari lelaki yang berlari dari ujung pagar menuju Dien yang juga Dien melewati saya dan berlari memeluk lelaki yang memakai jaket berbahan dasar kulit berwarna coklat. "Astagaaaa Diennnn!!! Kangen Kakak sama kamu." Mereka kelihatan seperti kakak dan adik kandung. Saya ingat, Dien sempat cerita, kalau kedua lelaki ini sering mengunjunginya ke Singapura karena tidak mungkin Dien bisa pulang karena selama itu, Dien masih harus menjaga mamahnya. "Kenapa kamu gak bilang sama Kakak coba kalo mau pulang hari ini, kan, bisa Kakak jemput di Bandara," keluhnya saat mereka melepaskan pelukan mereka. "Mereka itu sudah seperti kakak adik, Roma," ujar sang wanita berkerudung ini. "Iyaaa... Ya, mereka akrab bang

