Dien "Itulah alasan aku pulang, Roma. Aku sangat ingin ketemu kamu," ungkapku. Sampai sore kita masih berada di pelabuhan. Matahari ketika terbenam begitu cantik. Desai Surai angin sangat menenangkan hati. Aku menceritakan semua kepada Roma kecuali tentang perasaanku. Dia sudah tahu aku dilamar oleh lelaki lain. Aku sengaja mengatakannya termasuk tentang Samuel, karena aku ingin tahu, apakah dia cemburu atau tidak tapi wajahnya tak menunjukkan ekspresi apa - apa. Datar saja. Aku tidak tahu apakah ada hal lain yang dia simpan di dalam hatinya atau tidak. "Aku merindukan segalanya yang ada di negeri ini. Suasana di tengah - tengah keluarga yang hangat, bermain di tempat yang biasa dulu kita datangi...." Sambil ku pandangi langit sore. Senja yang sementara datangnya dan

