Dan rasa nyaman, lebih berbahaya dari jatuh cinta.. ======= Pagi ini aku terbangun dengan kepala yang sangat berat. Selama KKN di sini, rasanya aku jarang sekali bisa tidur nyenyak. Selalu saja ada kejadian yang membuatku tidur larut bahkan tidur saat adzan subuh berkumandang. Kuraih handuk dan peralatan mandi ku, kemudian berjalan gontai keluar kamar. " Dek, mau mandi?" " Heem." "mau Kakak anterin?" " Nggak usah." Entah kenapa rasanya badanku lemas sekali. Beberapa kali aku berpapasan dengan warga yang hendak beraktifitas masing masing. Hingga Dirga muncul tiba tiba sambil membawa cangkul, seperti nya dia akan ke sawah. " Pagi tuan putri..." sapanya ramah. Ku tanggapi dengan senyum saja. " Kusut banget mukanya. Kamu kurang tidur ya? hmm.. " " Iyalah, semalem aja kan kita

