Bab 71 Rencana Rafka

1074 Kata

Sore itu, kantor Skyvision terasa lengang. Lampu-lampu yang biasanya menyala penuh aktivitas kini hanya menyorot ruang kerja Rafka. Ia duduk di mejanya, menatap layar laptop tanpa benar-benar fokus. Tangannya memainkan pena sambil menghela napas panjang. “Hari ini… ulang tahun Gita, ya?” gumamnya pelan, menunduk menatap tangannya sendiri. Sebuah senyum tipis muncul, tapi matanya tetap serius. Beberapa hari terakhir Rafka memang sibuk—rapat demi rapat, jadwal live, supervisi program baru—dan kini, saat semua pekerjaan perlahan menenangkan diri, pikirannya malah terbang ke istrinya. Anggita. “Hm, sebentar lagi tanggal di mana dia akan jadi tiga puluh tiga tahun… istriku sudah mau ulang tahun,” pikirnya, matanya menatap kalender di laptop. Tanggal itu sudah hampir di ujung bulan, dan Rafka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN