Bab 100 Dunia Bergerak Lagi

1210 Kata

Hari ini genap satu Minggu sejak Rafka kembali bekerja penuh. Aneh rasanya—tidak terasa seperti kembali ke dunia lama, tapi juga belum sepenuhnya dunia baru. Seperti berjalan di kota yang sama, dengan rute yang sama, tapi trotoarnya sedikit bergeser dan lampu-lampunya menyala dengan warna berbeda. Ia masih bangun pagi, sebelum matahari benar-benar naik. Alarm di pergelangan tangannya bergetar pelan—bukan bunyi keras seperti dulu, tapi cukup untuk membangunkannya tanpa membuat Elio terkejut. Rafka bergerak perlahan, seperti semua geraknya kini punya perhitungan tambahan: jangan berisik, jangan terlalu cepat dan jangan sampai melewatkan apa pun. Di dapur, ia menyiapkan jus brokoli apel. Baunya masih sama—tajam dan hijau, membuat Anggita yang duduk di sofa menutup hidung sambil meringis kec

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN