"Bagaimana kabarmu? " Anita meletakkan buah-buahan yang ia bawa di atas nakas samping Surya yang sedang duduk bersender. "Selama Almaira belum kembali, keadaanku akan selalu buruk, " jawab Surya dingin. "Bersabarlah. Akan ada titik terang. Saat ini Anggara sedang menunggu kesembuhan Bayu. Mereka akan menelusuri wilayah hutan tempat yang dicurigai." "Apa kau sendiri tak bisa menesurinya tanpa Bayu? Aku bisa menyewakan orang untuk menemanimu. " Surya melayangkan pertanyaan itu pada Anggara yang berdiri di belakang Anita. "Bayu melarangku melakukannya. Dia ingin terlibat langsung, " jawab Anggara dingin. Surya mendesah berat. Ia merasa pencarian putrinya terkesan diundur-undur. Namun apalah dayanya, dia selalu mendapatkan ancaman dari penculik Almaira. Ia tak boleh gegabah. "Kau me

