BAB 46_HARUSNYA SENANG

1272 Kata

Ma, Pa, bukan apa-apa, tapi 6 hewan di luar itu butuh diberi makan, " sela Bayu memperbaiki posisi duduknya. Surya berdehem. "Kalau bisa, kasih bonus dong, Pah! " saran Kinanti sumringah. Bayu mengangguk-angguk menyembunyikan senyum senangnya. "Gimana ya, Ma. Keuangan lagi tipis sekali. Karena papa gak pernah ngantor, sepertinya ada masalah juga di perusahaan. Apa gak ada sisa 100 juta yang papa kasih tempo lalu, Bay?! " Bayu mendengkus kesal. "Aku kan gak kerja sendiri, Pa. Preman-preman di luar itu pun tak main-main dengan upah! Sampai aku masuk rumah sakit karena ulah b******n itu! " "Memangnya butuh berapa lagi, Bay?! " Surya menghela nafas berat. Sikap Bayu membuat hatinya tak nyaman. Dia kembali berpikir, apakah benar laki-laki parlente di depannya ini tulus pada putrinya?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN